Showing posts with label Pilgub. Show all posts
Showing posts with label Pilgub. Show all posts

Siapa Terkaya ? Inilah Jumlah Harta Para Cagub dan Cawagub Sulbar


Mediaone.id - MAMUJU - Pilkada serentak semakin dekat, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)-pun telah melansir jumlah harta kekayaan tiga pasangan calon yang bertarung di Pilgub Sulawesi Barat (Sulbar) 2017. Siapa terkaya? 

Dari tiga calon gubernur, adalah Suhardi Duka yang terkaya. Mantan Bupati Mamuju dua periode ini memiliki harta kekayaan sebanyak Rp 6.248.999.861 dan 37.692 US dollar.

Lalu disusul Ali Baal Masdar. Mantan Bupati Polman dua periode ini mengantongi harta sebanyak Rp 5.843.819.587. Cagub 'termiskin' adalah Salim Mengga, yakni RP 653.696.560. 

Untuk posisi cawagub, adalah pendamping Salim Mengga yang terkaya. Hasanuddin Mas'ud memiliki harta sebanyak Rp 254.187.428.325. Kemudian pendamping Ali Baal, Enny Anggraeny Anwar yakni sebanyak Rp 19.236.002.016. 

Berita Terkait: Sekilas Profil Hasanuddin Mas'ud, Kandidat Terkaya di Pilgub Sulbar.

Sementara Cawagub 'termiskin' yakni Kalma Katta yakni Rp 3.812.394.779. Data pelaporan kekayaan ini diserahkan ke KPK pada akhir September dan awal Oktober 2016. Seperti dikutip dari laman rakyatku.com


Pengurus RT/RW Bongkar Cara Licik AHOK Untuk Menangkan Pilgub DKI 2017

Mediaone.id - JAKARTA, Pengurus Forum Kemitraan RT/RW seluruh Jakarta membongkar kezaliman yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Mereka menjadi ‘bulan-bulanan’ oleh Gubernur. Bahkan ada yang namanya dikeluarkan dari Kartu Keluarga (KK).

“Makin hari Ahok makin arogan dan zalim. Kami terus-menerus dizalimi. Gubernur juga menggunakan para lurah untuk menekan dan mengintimidasi RT/RW yang tergabung dalam Forum RT/RW. Ancamannya, kalau masih terus bertahan akan dipecat. Lurah yang tidak mau mecat kami, juga akan dipecat.

Kami ke sini untuk melapor dan minta arahan bang Rizal Ramli,” ujar Andi Pane, Presidium RT-RW yang berasal dari Kecamatan Pademangan, Jakut, Senin 22 Agustus 2016.

Pernyataan senada datang dari Agus Iskandar.

Ketua RW 012 Kelurahan Kebon Melati ini mengatakan, namanya sudah dihapus dari data KK. Jadi, dalam KK baru yang diterbitkan pihak kelurahan, yang menjadi kepala keluarga adalah istrinya.

“Penghapusan nama saya dari daftar KK, menyebabkan saya sulit mengurus berbagai keperluan kependudukan. Termasuk tidak bisa mengurus sekolah anak saya. Saya sampai harus membuat surat pernyataan bahwa saya masih hidup di atas materai, agar anak saya bisa melanjutkan sekolah,” ujar Agus.

Sedangkan Haji Maming mengeluhkan adanya peraturan Gubernur yang meniadakan peran RT dan RW dalam pengurusan surat-surat, baik urusan perizinan maupun keperluan kependudukan. Dengan peraturan ini, membuat KTP tidak perlu lagi pengantar bisa langsung ke Kelurahan. Data yang ada menyebutkan, saat ini ada 2 juta warga DKI yang belum memperoleh e-KTP.

“Saya menduga ini bagian dari rencana Ahok untuk memenangi Pilkada. Nanti para pendatang China yang sekarang membanjiri Indonesia dan khususnya Jakarta bisa mengurus KTP supaya bisa ikut mencoblos. Bayangkan, dengan cara ini dia bisa dapat tambahan jutaan suara. Biasanya, kecurangan Pilkada atau Pileg/Pilpres terjadi sejam sebelum penutupan. Saat itu siapa saja boleh mencoblos asal bawa KTP,” katanya.

Source : portalpiyungan.com

Katanya Pendukung Setia AHOK, Kok Malah Rebutan Selfie Dengan AGUS

MEDIAONE.ID - JAKARTA, Pesona calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memang tak bisa bohong. Ia ternyata juga

digemari oleh pendukung petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

Saat tiba di gedung JI Expo 25 Oktober 2016 untuk mengikuti pengundian nomor urut oleh KPU DKI, sejumlah relawan pendukung Ahok-Djarot yang sedang menunggu kedatangan jagoan mereka, langsung mengerumuni Agus untuk meminta foto bareng.

"Mas Agus foto dong," kata beberapa relawan Ahok-Djarot.

Menanggapi permintaan tersebut, Agus langsung menghampiri mereka dan berfoto bersama. Suasana pun terlihat sangat bersahabat antara Agus dan relawan Ahok-Djarot.

"Mas Agus, terima kasih ya," kata seorang relawan Ahok-Djarot usai berfoto bersama Agus.

Source : portalpiyungan.com

Tuduh Presiden Lindungi Ahok, Kapolri Perintahkan Bareskrim Periksa Amien Rais

Mediaone. id - Jakarta,  Mantan Ketua MPR, Amien Rais nampaknya harus
berurusan dengan pihak berwajib usai orasinya yang
menuding Presiden Jokowi melindungi Ahok yang dituduh
menistakan agama Islam lewat Al'quran. Kapolri Jendral
Polisi Tito Karnavian menginstruksikan kepada
Bareskrim agar memeriksa Mantan Ketua MPR itu atas
tuduhannya terhadap Presiden yang merupakan Kepala
negara dan juga Simbol Negara.

Jendral bintang empat itu menganggap orasi yang
dikeluarkan oleh Amien Rais dinilai terprovokativ dan
juga menuding Presiden melindungi Ahok tanpa bukti
yang jelas.

Info Berita Politik Terpanas - Hal inilah yang membuat
Tito menginstruksikan agar Bareskrim untuk segera
memanggil Amien Rais guna dimintai keterangan soal
tudingannya terhadap Presiden Joko Widodo.

Ribuan massa dari berbagai Ormas Islam yang
melakukan aksi demo terhadap Gubernur DKI Jakarta,
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dituding
menistakan agama Islam soal pernyataan dari sang
Gubernur melalui ayat Al Maidah 51.

Amien Rais yang ikut turun kejalan dan bergabung
bersama ribuan massa ormas Islam ikut berorasi agar
Gubernur DKI itu segera ditangkap dan dimasukan
kedalam penjara karena menistakan ayat suci Al'quran.

Namun disela-sela orasinya yang mendesak pihak
berwajib terutama Bareskrim agar segera memeriksa
Ahok. " Presiden Jokowi jangan coba-coba untuk
melindungi Ahok yang sudah jelas-jelas menghina
Agama Islam". begitulah orasi Amien Rais ditengah-
tengah ribuan massa.

Ahok Tidak Mudah Dilengserkan, Anton Medan ke Amien
Rais : Ini Bukan Zaman Soeharto Bos..!!
Ucapan dari politisi dari PAN itu lantas membuat massa
lainnya terprovokasi oleh orasi dari Amien Rais dan
sekaligus membuat massa semakin panas.

Ucapan yang bernada sedikit mengancam dan juga
provokasi inilah yang menjadi alasan kuat bagi
Bareskrim untuk segera memanggil Amien Rais guna
memberikan keterangannya terkait dengan ucapannya
yang dinilai sebagi fitanh yang ditujukan kepada
Presiden.

"Saya sudah menginstruksikan kepada Bareskrim agar
segera memanggil dan memeriksa yang bersangkutan
untuk dimintai keterangannya terhadap tudingannya
itu kepada Presiden" ucap Tito

"Berorasi itu boleh-boleh saja, namun didalam orasinya
terdapat fitnah dan provokatif dengan menuding pak
Presiden melindungi Pak Ahok yang belum terbukti
benar dengan omongannya. Jadi saya kira yang
bersangkutan akan kami panggil untuk dimintai
keterangan" tambah mantan Kepala BNPT itu.(lontebola. com)

Inilah Visi Misi Ketiga Cagub Dan Cawagub DKI Jakarta, Mau Pilih Yang Mana ?

Mediaone.id - JAKARTA, Setiap pasangan cagub dan cawagub DKI Jakarta sudah mendaftarkan diri ke KPU beberapa waktu lalu.

Di masa pendaftaran, ketiga pasangan tersebut telah menyerahkan visi dan misi mereka ke KPU DKI Jkaarta.

Seperti dikutip dari laman okterus.com, berikut adalah visi dan misi ketiga cagub dan cawagub DKI Jakarta :

3. Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni

Agus dan Sylviana Murni.

Visi

Agus-Sylviana punya visi yang disebut sebagai Visi Jakarta 2022 yaitu “Dengan mempertimbangkan kondisi, masalah, dan perkembangan kekinian Jakarta dan aspirasi warga Jakarta akan masa depan, kami mencanangkan visi pembangunan Jakarta yang akan kami perjuangkan sebagai berikut: Menuju Jakarta tahun 2022 yang lebih maju, aman, adil, dan sejahtera”.

Misi

1. Mewujudkan Jakarta yang maju

2. Mewujudkan Jakarta yang aman

3. Mewujudkan Jakarta yang adil

4. Mewujudkan Jakarta yang sejahtera

5. Mewujudkan “Jakarta Hijau” (Green Jakarta) yang lingkungannya semakin baik

6. Mewujudkan Jakarta yang nyaman dan bermartabat.

Selain itu, Agus-Sylviana juga menambahkan, “Kami menyadari ahwa untuk mewujudkan ‘Visi Jakarta 2022’, kami perlu mempertimbangkan berbagai tantangan dan peluang yang tersedia. Kami memahami bahwa terdapat masalah-masalah yang sangat mendasar dan struktural di Jakarta, yang hanya bisa didekati dengan koordinasi dan kerja sama dengan banyak pihak. Ini kami anggap sebagai tantangan”.

“Akan tetapi, kami juga optimistis dengan Jakarta. Fakta bahwa banyak dari warga Jakarta yang berasal dari kalangan menengah terdidik, ketersediaan sumber daya, serta sarana dan prasarana Jakarta yang relatif maju, ditambah dengan dukungan yang kuat dari warga Jakarta, akan menghadirkan peluang sekaligus kekuatan dalam mencapai visi dan misi kami”.

2. Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Visi

Anies-Sandi punya visi yang menyatakan bahwa, “Jakarta kota maju dan beradab dengan seluruh warga merasakan keadilan dan kesejahteraan”.

Misi

1. Membangun manusia Jakarta menjadi warga yang berdaya dengan menghadirkan kepemimpinan humanis serta mengayomi, penggerak birokrasi yang efektif, menjaga stabilitas dan keterjangkauan harga bahan pokok, membangun sektor kesehatan, pendidikan, kebudayaan serta menyelesaikan masalah-masalah sosial.

2. Membangun lingkungan kota Jakarta secara berkelanjutan dengan perencanaan yang memperhatikan daya dukung lingkungan dan sosial.

3. Membangun kesejahteraan dengan menciptakan lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, dan penanggulangan masalah mobilitas warga kota.

1. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat

Ahok dan Djarot.

Visi

Ahok-Djarot punya visi untuk dapat menjadikan Jakarta sebagai etalase kota Indonesia yang modern, tertata rapi, manusiawi, dan fokus pada pembangunan manusia seutuhnya dengan kepemimpinan yang bersih, transaparan, dan profesional.

Misi

1. Mewujudkan pemerintahan yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), terbuka, dan melayani warga.

2. Menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar warga, yaitu jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, hunian yang layak, bahan pangan yang terjangkau, transportasi publik yang ekonomis, dan lapangan pekerjaan serta usaha agar seluruh warga berkesempatan memperoleh kehidupan yang lebih baik sehingga indeks kebahagiaan kota Jakarta menjadi salah satu yang tertinggi di antara kota-kota di dunia.

3. Menciptakan sumber daya manusia yang tangguh lahir dan batin, kompeten, dan berdaya saing global dengan indeks pembangunan manusia yang setara dengan kota-kota maju di dunia.

4. Menata kota sesuai perubahan zaman untuk mendukung kemajuan ekonomi, keberlangsungan lingkungan, dan kehidupan sosial budaya warga.

5. Membangun kehidupan kota yang berbasis teknologi dan berinfrastruktur kelas dunia dengan warga yang berketuhanan, berbudaya, bergotong royong, berwawasan, toleran, partisipatif, dan inovatif.

Empat Konsep Brilian Ahok Patahkan Program Anies Baswedan

Mediaone.id - JAKARTA, Ahok menyatakan bahwa Ia tak sependapat dengan Anies Baswedan yang menyediakan rumah untuk korban penggusuran Jakarta.

Ahok menegaskan bahwa rusun menjadi pilihan yang sangat tepat. Sebaliknya, kalau menyediakan rumah dengan satu atau dua lantai bukan menjadi solusi karena harga tanah yang sangat mahal.

Ahok pun selanjutnya menawarkan empat buah konsep rumah susun untuk para warga Jakarta.

Konsep I, diperuntukkan bagi masyarakat yang punya gaji sekitar Rp 3 juta. Unit tersebut bakal dibuat dengan ukuran 36 meter persegi.


Pemprov DKI Jakarta bakal memberikan subsidi lebih dari 80 persen karena 1 unit mencapai angka Rp 200-Rp 250 juta.

“Mampu enggak orang gaji Rp3 juta bayar cicil Rp200 juta. Tanpa bunga aja enggak sanggup kok. Makanya kami mau buat satu model yang kami subdisi habis. Hanya bayar Rp5 ribu-Rp15 ribu,” jelas Ahok. Seperti dikutip dari laman okterus.com

Rusun dengan jenis ini bakal dilengkapi dengan fasilitas KJP, bus gratis dan juga dokter.

Konsep II, rumah susun dengan harga kost. Rusun tersebut bakal dibangun di atas terminal atau stasiun LRT dan MRT.

Hunian dengan jenis ini diperuntukkan untuk para pekerja yang punya rumah di kawasan penyangga. Tujuannya adalah untuk dapat menghemat waktu dari para pekerja.

Konsep III, rusun seperti ini diperuntukkan untuk masyarakat yang punya gaji sekitar Rp 10 juta ke atas. Rusun ini bakal dijual dengan sistem cicilan yang tak menghitung harga tanah.

“Tanah tidak dihitung tapi dengan catatan, dia tidak boleh jual ke orang lain,” ucap Ahok.

Rusun tersebut hanya dapat dijual usai 20-30 tahun, itu pun ke Pemda dengan harga sesuai dengan NJOP yang berlaku.

Konsep IV, untuk yang terakhir, ditawarkan untuk para pemilik tanah yang bersedia untuk tanahnya dibangun apartemen sehingga untuk pemilik bisa mempunyai SHM.

“Kamu boleh jual, boleh sewakan ke orang lain. Jadi kita tukar tanah,” ungkap Ahok.

Tawaran untuk 4 konsep ini merupakan respons dari gagasan cagub DKI Jakarta,Anies Baswedan yang dianggap keliru dalam membuat program.

Ia bakal membuat skema kredit untuk masyarakat miskin supaya bisa mempunyai hak atas rumah yang ditinggalinya. Ia menyesalkan karena warga terus-terusan menyewa rumah hingga puluhan tahun.

“Tapi masa menyewa 40 tahun? Menyewa 30 tahun? Itu salah satu yang ingin kami perbaiki. Jadi kami ingin agar masing-masing kita itu memiliki kesempatan, memiliki hak atas rumah,” ucap Anies Baswedan kemarin.

Hina Al-Qur'an, 'Golkar' : Tidak Ada Yang Salah Dengan Pidato Ahok

Mediaone.id - Pidato Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal surat Al Maidah ayat 51 menuai polemik. Golkar, partai yang mengusung Ahok maju di Pilgub DKI 2017 pasang badan membela.

"Menurut saya tidak ada yang salah dengan pidato itu. Saya sudah dengarkan berulang kali, perlahan-lahan, tidak ada yang salah," kata Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono kepada detikcom, Jumat malam (7/10/2016).

Agung menilai pernyataan Ahok bukan mempermasalahkan ayat Alquran, tetapi oknum tertentu. Menurut dia ada pihak yang sering menggunakan ayat dari kitab suci untuk mendeskreditkan calon gubernur tertentu.

"Jadi bukan ayatnya, tapi orangnya," imbuh Agung. seperti dilansir laman berita detik.com

Terkait polemik ini, Agung menegaskan Golkar akan tetap bersama Ahok. Partainya tidak akan mengevaluasi dukungannya untuk Ahok dalam Pilgub DKI 2017.

"Kalau ada kader Golkar yang bilang akan mengevaluasi dukungan, berarti dia bicara atas nama sendiri. Saya sudah diskusi dengan Novanto (Ketum Golkar Setya Novanto) bahwa partai tidak akan mengevaluasi, apalagi sampai menggelar rapat pleno terkait dukungan untuk Ahok," tegas Agung.[beritaislamterbaru.org]

MI : Pilgub DKI Mayoritas NU Akan Dukung Pasangan Ini ...


Mediaone.id - Jakarta, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meyakini duet bakal cagub dan cawagub DKI Agus-Sylviana bisa bersaing ketat dengan dua kandidat lainnya. Dia mengklaim mayoritas warga Nahdhatul Ulama (NU) mendukung pasangan jagoannya itu.

"Kalau NU sebagai person to person ada perbedaan pendapat, tapi sebagai kekuatan mayoritas Insya Allah dukung (Agus-Sylvi)," kata Muhaimin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10/2016).

Politisi yang akrab disapa Cak Imin ini mengungkapkan dukungan dari warga NU sangat penting untuk Agus-Sylvi. PKB bersama dengan tiga parpol lainnya akan bekerja mati-matian untuk menawarkan pasangan ini ke warga Jakarta.

"Kita akan cari bagaimana merebut hari masyarakat Jakarta di tengah kontroversi Ahok seperti ini warga Jakarta pasti mencari alternatif pemimpin yang baru," ungkapnya. Seperti dilansir detik.com

PKB juga siap untuk membantu pendanaan pasangan Agus-Sylvi selama menjalani serangkaian jadwal pada Pilgub DKI. Namun Muhaimin tak menyebut nominal.

"Kita semampunya lah semampunya kita punya," ujarnya.

Oktober 2016 Akhirnya 'Ahok Jadi Tersangka'

Mediaone.id - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhamad Taufik memprediksi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan terjerat kasus dugaan korupsi, bahkan sebelum mantan Bupati Belitung Timur itu sempat ikut berlaga di Pilkada DKI 2017 mendatang. 

Taufik menyebut, dugaan korupsi yang akan menjerat Ahok itu terkait dengan masalah pembelian lahan milik Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemprov DKI yang sempat heboh akibat audit dari pihak BPK beberapa waktu lalu.

"Kita berdoa saja supaya Oktober besok (Ahok jadi) tersangka. Kita lihat saja nanti hasil audit BPK, enggak bisa lepas itu," ujar Taufik, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (30/9).

Taufik memastikan, minggu depan BPK akan langsung melimpahkan berkas hasil investigasi mereka terkait pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dirinya bahkan meyakinkan, jika hasil investigasi dari audit BPK itu merupakan permintaan langsung dari pihak KPK sendiri.

Untuk itu, Taufik menyarankan agar Ahok jangan terburu senang dulu atas rencananya maju di Pilkada DKI 2017 mendatang walaupun Mahkamah Konstitusi telah merubah undang-undang terkait Pilkada yang meringankan persyaratan bagi para bakal calon independen.

"Saya meyakini itu permintaan KPK. Karena kalau itu permintaan KPK, maka itu akan diterusin, gitu lho. Pasti itu," ujar Taufik.

"Jadi cara berpikirnya harus diubah. Jangan berpikir seolah-olah pasti menang. Enggak bakal menang Ahok, coba aja," pungkasnya.

Diketahui, polemik mengenai pembelian lahan milik Rumah Sakit Sumber Waras ini, awalnya merupakan temuan BPK dalam auditnya terhadap laporan keuangan Pemprov DKI tahun anggaran 2014. Hal itulah yang membuat Pemprov DKI Jakarta mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dalam pengelolaan anggarannya tahun 2014 lalu.

BPK menuding bahwa Pemprov DKI melakukan pemborosan anggaran, mencapai Rp191 miliar dalam APBD DKI 2014. Selain itu, dalam laporan hasil pemeriksaannya BPK menemukan 70 temuan senilai Rp 2,16 triliun, dari laporan keuangan DKI yang dinilai merugikan negara.(beritateratas.com)

Seperti Ini Pesan Bijak SBY Untuk TimSes Agus-Sylvi

Mediaone.id - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY akhirnya angkat suara. Ia berpesan kepada Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni bersama tim suksesnya, agar tidak memainkan isu SARA menjelang pemilihan Gubernur DKI, 2017 mendatang.

Pesan tersebut disampaikan langsung SBY, saat memimpin konsolidasi internal tim pemenangan Agus-Sylvi, di IS Plaza, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu 5 Oktober 2016.

"Tidak boleh angkat isu SARA, perekatnya adalah UUD 1945. Oleh karena itu, Jakarta jadi barometer tidak boleh angkat isu SARA," kata Ketua Tim Pemenangan Agus-Sylvi, Nachrawi Ramli.

Nara, panggilan akrab Nachrawi menegaskan, dalam masa kampanye nanti, pasangan calon, kader partai pengusung, dan relawan harus memiliki pola pikir dan tindakan yang selaras. Nara juga mengungkapkan bahwa SBY meminta supaya berhati-hati dalam bertindak dengan pasangan calon lain agar Pilkada berjalan aman dan tentram.

"Ada beberapa kata kunci yang disampaikan Pak SBY, pertama, Kita bertarung tidak punya musuh, sebab yang dua yang lainnya adalah kawan bangsa ini, kita anggap mereka kompetitor, oleh karena itu, kita harus baik-baik," kata Ketua DPD Demokrat DKI tersebut.

Terakhir, SBY dalam arahannya juga menolak kampanye yang bersifat fitnah terhadap pasangan yang lainnya.

Dia menegaskan, apabila terlanjur ada fitnah yang digunakan lawan politik, maka pihaknya tak segan akan melawan balik.

"Tidak boleh fitnah. Justru tugas kita adalah defense, jika ada orang yang memfitnah dan menyudutkan, kami berusaha untuk mengklarifikasi. Yang benar adalah seperti ini, tapi kalau keterlaluan apa boleh buat, kami kencangkan lagi," tandasnya.

Sementara, Agus Harimurti menjelaskan, SBY telah menginstruksikan untuk bersama-sama menghindari segala bentuk politik yang tidak baik selama kampanye nanti.

SBY tidak menginginkan adanya kampanye saling menjatuhkan atau menjelek-jelekkan yang berujung pada fitnah satu sama lain.

"Arahan dari ketum PD buat kami berdua tentunya mengajak seluruh kader dan relawan untuk bersama-sama kami, Agus dan Sylvi berjuang dengan cara-cara yang baik, beretika, menghindari segala bentuk politik yang tidak beretika apalagi sampai melancarkan fitnah dan black campaign," ujar Agus Harimurti.

Ia mengungkapkan, SBY dan seluruh tim pemenangannya meyakini bahwa ada hal baru yang bisa ditawarkan kepada masyarakat DKI untuk Pilkada 2017 ini. Namun, semua itu harus membutuhkan dukungan warga DKI.

"Tentu kami pada akhirnya nanti akan jelaskan kepada warga Jakarta, mengapa kami menjadi salah satu alternatif di dalam kontestasi pilgub ini. Tentunya kita menginginkan berharap Jakarta betul-betul semakin baik," kata Agus

Meski begitu, Agus enggan menjelaskan secara detil bagaimana strategi timnya untuk memenangkan Pilgub sekaligus mengambil hati masyarakat DKI.

"Strateginya pasti ada," kata Agus.

Terkait hasil survei lembaga survei yang menyebut popularitasnya dan Sylviana terus melonjak di DKI, Agus mengaku bersyukur.

Dia mengatakan, untuk menaikkan popularitasnya itu tidak mudah karena mesti dilakukan dengan semangat dan kerja keras.

"Katakanlah ini jadi langkah awal saya untuk menapak lebih lanjut lagi dan tentu tidak mungkin saya tidak bekerja lebih keras untuk memperkenalkan, tidak hanya figur saya, tapi pada saatnya memperkenalkan apa gagasan kami berdua. Harapan bersama untuk masyarakat Jakarta," kata Agus.

Agus menambahkan, upayanya untuk menaikkan popularitas salah satunya bertatap muka langsung dengan warga.
Dengan slogan 'Jakarta Adalah Milik Semua' maka ia tidak akan membeda-bedakan semua lapisan masyarakat yang ada di Jakarta.

"Pada saatnya saya akan menceritakan visi misi saya, gagasan-gagasan saya yang mudah-mudahan bisa diterima oleh middle class ke atas termasuk dengan kelompok lainnya. Nanti ada masa kampanye," kata Agus. Seperti dikutip dari alaman portalpiyungan.com

Dia menekankan dengan cara blusukan atau bertatap muka langsung, maka akan mudah menyerap aspirasi dari masyarakat.

"Saya pikir semua akan melaksanakan meet and greet the people karena kita harus mendengar langsung harapan dan aspirasi masyarakat, dari semua lapisan dan kalangan. Karena sesuai niat kami 'Jakarta For All'. Untuk semua kalangan, tidak sebagian, semua untuk rakyat," tandas Agus.

Pernah Dikritik Pedis, Prabowo Malah Usung Anies Baswedan Jadi Cagub DKI, Ini Alasannya


Mediaone.id -  Anies Baswedan akhirnya ditunjuk oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai calon gubernur DKI Jakarta 2017. Penunjukan Anies mengejutkan, sebab Anies diketahui merupakan mantan timses Jokowi di Pilpres 2014 yang kerap mengkritik Prabowo Subianto.

Kini Prabowo justru menunjuk Anies sebagai calon gubernur berdampingan dengan kadernya Sandiaga Uno yang diplot sebagai calon wakil gubernur. Penunjukan Anies juga dilakukan selang beberapa jam jelang pendaftaran cagub cawagub DKI ditutup oleh KPUD.

Pada Pilpres 2014 lalu, Anies menjadi juru bicara pemenangan Jokowi-JK. Selayaknya jubir, Anies kerap melontarkan kritik-kritiknya kepada lawan Jokowi-JK yakni Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa.

Kala itu, Anies pernah mengkritik visi dan misi Prabowo di Pilpres. Dia menganggap bahwa program Prabowo-Hatta banyak yang 'mencontek' visi dan misi milik Jokowi-JK.

"Peniruan itu berarti sama dengan pengakuan dari kehebatan Jokowi-JK," kata Anies di Hotel Golden Tulip Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis 26 Juni 2014 lalu.

Anies juga pernah mengkritik gaya promosi Prabowo yang jor-joran mengeluarkan iklan di media massa. Hal itu, menurut dia, tak akan berdampak pada hasil di Pilpres 2014.

"Kita tahu siapa Prabowo karena sudah beriklan selama 6 tahun di televisi terus-menerus. Cara berpolitik dengan biaya luar biasa mahal, tidak membuat politik menjadi lebih sehat," ujar Anies di sela-sela acara Rakornas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Jakarta, Kamis 29 Mei 2014 lalu.

Selain itu, Anies juga pernah meragukan ketegasan seorang Prabowo. Dia mengkritisi program kerja Prabowo-Hatta jika terpilih jadi presiden kala itu.

"Kalau Pak Prabowo misalnya tegas soal perekonomian, yang bener tuh yang mana? Ekonomi yang mau open pada market Internasional atau mau nasionalistik tertutup. Retoriknya nasionalis tertutup, tapi ketika diskusi bicaranya terbuka. Di mana tegasnya?" katanya usai hadir di sebuah diskusi dengan tema 'The Final Round: Siapakah Pemenang Pilpres 9 Juli 2014' di Hotel Haris, Jakarta, Minggu 29 Juni 2014 lalu.

Kini, pengkritik Prabowo tersebut justru diusung oleh Partai Gerindra dan PKS sebagai cagub DKI Jakarta. Prabowo menilai, Anies Baswedan mampu membawa perubahan bagi kehidupan Jakarta.

"Setelah melalui suatu proses yang sangat panjang, bahkan dikatakan sudah berjalan lebih dari delapan bulan. Dari Gerindra dan PKS telah menjalankan fungsi kami sebagai pembawa aspirasi rakyat, tugas kami adalah untuk membawa aspirasi rakyat," ujar Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/9).

Prabowo mengklaim, Anies dan Sandiaga diusung karena muncul berdasarkan keinginan warga ibu kota. Di mana, ada beberapa elemen yang meminta terjadinya proses pergantian kepemimpinan.

"Permintaan rakyat untuk sebuah perubahan mendasar di DKI. Terutama yang kami tangkap adalah rakyat DKI, bahkan rakyat Indonesia mengharapkan gubernur baru di DKI," tandasnya.

Source : merdeka.com

Agus Harimurti TNI Paling Cerdas Akhirnya Masuk 'Perangkap' Poitik


Mediaone.id - Agus Harimurti putra pertama Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) harus mundur dari TNI karena maju menjadi calon gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang. Sebab, Agus merupakan salah satu kader yang akan dicalonkan menjadi pemimpin.

Terkait pengunduran Agus, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sangat menyayangkan keputusan tersebut.

"Iya (menyayangkan) namanya sudah menyiapkan kader. Ya saya berat, tapi itu karena pilihan pribadi, hak pribadi, maka saya harus melupakan itu," ucap Gatot kepada awak media di halaman Gedung Olahraga Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (23/9).

Dia pun menceritakan, bahwa dia memiliki sebuah program saat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk reformasi TNI di kemudian hari.

"Sejak saya Kasad, saya mempunyai program, reformasi TNI, tim doktrin pertempuran. Saya berusaha mengumpulkan angkatan 2000 hingga 2010 yang bekerja. Diambil yang terbaik, serta disiapkan untuk jadi pemimpin, dan Mayor Agus masuk di situ. Jadi salah satu kader yang sedang dipersiapkan, sebenarnya," paparnya.

Menurutnya, Agus merupakan salah satu prajurit yang paling cerdas selama duduk di bangku sekolah.

"Jadi begini, terus terang saja. Mayor Agus ini sejak SMA di taruna sudah nomor satu. Nilainya sampai sekarang belum ada yang menyaingi. Ketika lulus di akademi militer, juga memperoleh Adhi Makayasa yang belum tersaingi adalah tiga-tiganya didapat, yaitu mental fisik dan intelektual," terang Gatot.

Seperti diketahui, Poros Cikeas akhirnya mengusung Putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Mayor Agus Harimurti menjadi calon gubernur DKI bersama Deputi Gubernur bidang Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta Sylviana Murni. Pengumuman itu tentu membuat publik terkejut lantaran karier militer Agus masih berjalan mulus dan minim pengalaman politik.[merdeka/mediaone]

Alasan JSM Mau Diusung Partai GOLKAR

Mediaone.id - Mayjend (Purn) Salim S Mengga Bakal calon Gubernur Sulawesi Barat yang diusung partai Golkar dengan bijak mengatakan bahwa seluruh pasangan kandidat punya niat baik untuk membangun Sulbar jauh lebih baik kedepannya.
 
Kalimat itu benar-benar sebagai bukti, bahwa sosok figur Salim Mengga adalah politisi senior yang santun tapi tegas dan selalu bersikap negarawan. Salim tak pandai menghujat, apalagi menjelek-jelekkan kandidat lainnya.
 
"Setiap calon itu tentu punya niat baik. Punya niat baik membangun daerah ini. Karena itulah, niat ini harus juga disertai dengan ucapan dan prilaku yang baik," kata Salim saat menggelar konfrensi pers usai mendaftar di KPU Sulbar bersama pasangannya, Hasanuddin Mas'ud, Jumat (23/09/16) kemarin.
 
Olehnya, kata dia, ucapan dan prilaku harus berjalan seiring. Sebab, ukuran menjadi seorang pemimpin yang dapat membawa arah kebaikan rakyatnya, sangat ditentukan oleh dua hal itu, ucapan dan prilaku.
 
"Jadi prilaku dan ucapan harus berjalan sinerji. Jadi jangan kita mengatakan baik tapi cara-cara kita tidak baik, termasuk dalam mengikuti tahapan pelaksanaan Pilgub Sulbar ini," ucap Salim.
 
Disinggung mengenai keyakinannya menuju Pilgub Sulbar dengan hanya modal partai Golkar, Salim mengaku, tak ada masalah. Justru hanya bersama partai Golkar dirinya merasa semakin yakin atas kemenangannya menuju kursi orang nomor satu di Provinsi ini.
 
"Setiap kali saya masuk dalam sebuah gelanggang demokrasi, modal pertama saya adalah keyakinan. Sebab bagi saya, berjuang tanpa keyakinan itu nol. Oleh karena dengan hanya 1 partai Golkar, saya yakin hasilnya akan lebih baik," tegasnya.
 
Golkar, bagi anggota DPR RI fraksi partai demokrat ini, merupakan partai senior yang memiliki mesin politik yang kuat dan profesional.
 
"Golkar itu partai tua. Mesin politiknya yang saya tahu itu berjalan sangat efektif. 2006 lalu, saya berhadapan dengan golkar. Oleh karena itu, Saya lebih memilih didukung oleh partai Golkar saja," ujar mantan calon gubernur Sulbar ini.

Sumber ; infosulbar.com

Sylviana Murni-Agus Harimurti Yudhoyono Akan Tantang Ahok

Mediaone.id - Sylviana Murni yang menjabat sebagai Deputi Gubernur bidang Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta akan izin mengajukan pengunduran diri kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Sylviana diajukan menjadi bakal calon wakil gubernur oleh Partai Demokrat, PPP, PKB, dan PAN.


"Saya mesti mundur dulu, saya lapor Pak Gubernur, saya harus profesional. Saya izin untuk mundur (mengundurkan diri dari PNS)," kata Sylviana saat dihubungi wartawan, Jumat (23/9/2016).
Sylviana memastikan tidak akan menjadi kader partai politik meskipun akan mendampingi Agus Yudhoyono pada Pilkada DKI.
Rencananya Sylviana akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, setelah Maghrib petang ini. Sedangkan untuk tes kesehatan, Sylviana masih harus menunggu kesiapan tim.
"Saya masih banyak dokumen yang harus diselesaikan. Hari ini saya mau mempersiapkan dokumen," kata Sylviana.
Sylviana diajukan menjadi pasangan Agus Harimurti Yudhoyono maju pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Mereka akan menantang bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Source : Kompas.com

tes